SELAMAT ULANG TAHUN BUNDA. TETAP CANTIK, KEJAM DAN BAIK HATI :)

bagikan pada yang lain . . . ! ! !

Bunda. Apakah aku tersenyum saat kau tersenyum padaku saat aku bayi?. Kuyakin engkaulah yang memiliki senyum terindah. Yang tersenyum saat aku tertawa, yang tidak tertidur sebelum aku tidur.

Bunda, apa kabar? Anakmu rindu padamu. Bunda tak perlu khawatir denganku karena doamu selalu didengar Allah dan aku disini baik-baik saja. Dulu aku ingat ketika aku masih sekolah, bunda selalu membangunkanku, aku bangun sebentar lalu tidur lagi dengan pantat terangkat. Juga ingatan akan nasi goreng panas sebagai bonus setiap habis mengaji dan donat panas setiap akhir pekan dimana waktu malas-malasan akhirnya datang.

Sepertinya aku ingat kembali masa kecilku denganmu, dimana kewajiban jam belajara pukul tujuh sampai Sembilan malam. Aku ingat dulu aku tidak tahu bedakan kiri dan kanan, huruf B dan D. tapi aku tahu, kiri adalah bagian lenganku paling kuat begitu pula antara B dan D yang selalu buatku dilema. Tapi sepertinya bakat matematikku sejak kecil sampai sekarang tidak pernah berkembang. Maaf untuk itu. Aku selalu kandas di perkalian 6.

Mungkin rasanya tak bernilai jika kado ulang tahun untukmu adalah selembar tulisan. dibanding engkau yang mengajarkan dan memberi banyak hal padaku. Tapi hanya inilah hal terbaik yang bisa kuberikan dariku yang belum menjadi apa-apa.

Bunda, ingatkah engkau akan kebahagianmu saat detik kelahiranku?. Ku yakin itulah ingatan kebahagiaan yang tidak akan engkau lupakan, seperti engkau yang tak pernah lupa mengucap doa pada Allah untuk kebaikanku dalam setiap sujudmu. Bunda, sejak aku dikandungmu, sejak saat itu semua hidupmu adalah perjuangan, setiap harimu adalah pengorbanan untukku. Maafkan aku sekali lagi yang belum bisa memberi apa-apa. Jika Allah memberiku kekuasaan Firaun, kekayaan Karun dan keahlian Haman, maka akan kutukarkan semua itu demi kebahagiaanmu. Demi membayar kebahagiaan karena kesyukuranku terlahir dari rahimmu, dibesarkan dengan sentuhanmu dan dijaga oleh doamu. Meski kuyakin tak akan pernah ada habisnya kebaikan yang engkau berikan dan tidak akan cukup itu semua yang ku berikan untuk membalas kebaikanmu.

Jika aku diberikan satu pilihan kebaikan oleh Allah, maka aku akan memilih untuk tidak menyakiti orang-orang yang mencintaiku.

Bunda, terimakasih telah menyambutku kelahiranku dangan hati yang tersenyum, terimakasih telah menciumku dengan lembut dan mendudukkanku dipangkuanmu, sungguh pangkuanmulah singgasana pertamaku. Terimakasih telah memayungi dengan cinta dan memberi nafas lembut dari dada yang penuh rindu. Juga atas suguhkan makanan dan minuman yang engkau datangkan dari surga dan bisikan lantunan lembut pada malamku mengecap mimpi.

Aku mencintaimu bunda, juga merindukan pelukanmu takkala matahari meninggalkan bumi dan kegelapan menelan rumah kita. Aku mencintaimu, juga merindukan kecupan lembutmu pagi hari ketika cahaya kembali mengusir kegelapan yang mencengkam. Dan dalam setiap duka aku mengingatmu sebagai pemberi harapan.

Duhai wanita yang memanggil namaku lembut. Yang memberikan ajaran kebaikan. Juga dongeng-dongeng bijaksana.

Selamat ulang tahun Bunda, semoga hari-harimu selalu dipenuhi kebaikan oleh Allah SWT. Maafkan aku yang berbuat banyak kesalahan padamu.

Selalu ada pancaran kesegaran dalam raut wajahmu yang telah mengerut. Semoga dalam setiap jejak langkahmu dipenuhi kebaikan walau dalam usia senja.

bagikan pada yang lain . . . ! ! !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

shares