TENTANG KAMI :

bagikan pada yang lain . . . ! ! !

cropped-MATA-RAJAWALI.jpg

 

 

 

jika orang berkata tak kenal maka tak sayang, kami sepakat. untuk itulah kami dengan senang hati menuliskan panjang-panjang hal-hal tentang kami ini agar kita lebih dekat serta saling mengenal.

Jangan sekali-kali segan untuk berkomentar. memberi nasehat, saran bahkan mencaci maki tak mengapa. karena kami juga manusia yang butuh kritik anda untuk membangun kami menjadi lebih baik lagi, kami hanya meminjam nama dari hewan perkasa dilangit. tanpa berbelit lebih panjang lagi, mari kita mulai, karena mungkin anda akan bosan sebelum anda membaca tulisan ini sampai akhir.

Pertama-tama mari kita menjawab beberapa pertanyaan utama mengenai blog ini.

Mengapa nama blog ini bernama mata-rajawali.com ?

Dengan memakai salah satu organ tubuh “mata” dan nama hewan terbang “rajawali” ?

Mengapa tidak Rajawali saja mengapa harus pakai kata “mata” ?.

Kami mulai dengan pertanyaan, mengapa harus “Rajawali” ?.

seperti judul lagu iwan fals “Rajawali” yang di nyanyikan bersama sawung jabo. Ada sebait kata yang bagi kami begitu inspiratif. “satu sangkar dari besi rantai kasar pada hati tidak merubah rajawali menjadi burung nuri,”…. “Burung sakti di angkasa, lambang jiwa yang merdeka, membela kaum yang papa, penggugah jiwa lara”. Di samping itu rajawali13 dalam kehidupannya memiliki beragam tipe, ada rajawali yang berkumpul bersama-sama, menyendiri ada juga yang berpasangan. Berbeda dengan elang, tubuh rajawali berukuran lebih besar dari semua spesies hewan yang terbang di langit, sayapnya lebih lebar, matanya lebih tajam, cakarnya lebih kuat, paruhnya kokoh dan runcing. Kuat dan perkasa sehingga menjadi raja di langit, satu-satunya yang terbang menantang badai saat burung lain bereteduh di ranting pohon, karena ia sadar, bahwa ada pelangi sehabis badai. Dan hanya rajawali yang perkasalah yang berpotensi mendapatkan hal itu.

Rajawali mampu terbang melayang sepanjang hari, di bantu dengan arus udara. Sayap rajawali juga mampu membaca arus udara yang tidak teratur sehingga rajawali mampu menghindar dari guncangan dan mampu terbang dalam keadaan badai sekalipun. Untuk dapat terbang tinggi dan melayang di udara, rajawali harus sabar menunggu hawa panas, sekalipun burung2 lainnya berterbangan menikmati hembusan angin dan hangatnya sinar matahari.

Dan yang terpenting, rajawali bukan pemakan bangkai. Begitulah fakta tentang rajawali yang kami dapatkan dari beberapa sumber.

 Mengapa harus mata ?

Mengapa bukan sayap, telinga, cakar, paruh atau bulunya ? mengapa harus memakai satu bagian tubuh saja; mata?.

Mata adalah sebuah organ penting tidak hanya bagi rajawali, namun hampir bagi seluruh makhluk hidup. Mata rajawali mampu melihat mangsa dari jarak yang sangat jauh 8x lebih akurat dari mata manusia dan menyerang tanpa di duga-duga. Mata itu pula sebagai sebuah filosofi penting bagi kami. lewat mata anda mungkin bisa mengetahui kebohongan atau kejujuran, atau anda bisa membaca kesedihan dan amarah bahkan membaca dunia lewat sebuah mata.

Tapi kami tidak tahu cara seperti itu, kami hanya memiliki anggapan sederhana yang cukup panjang untuk anda pahami, bahwa mata adalah indra terkuat yang dimiliki semua manusia, mata yang melihat kebelakang adalah simbol untuk belajar dari kesalahan dan menatap jauh kedepan adalah simbol untuk memulai sesuatu yang baru menatap masa depan. Dengan satu tatapan mata anda dapat meluluh lantahkan hati juga pikiran seseorang. Mata adalah simbolisasi jiwa, jika dipagi hari hati dan perasaan menginginkan sebuah perjuangan, maka membuka mata adalah sebuah awal dari perjuangan tersebut, jika anda ingin kalah sebelum pagi, maka mata akan tertutup hingga matahari mulai tinggi.

Melihat ke atas, adalah semangat untuk maju. Serta menyadari bahwa anda belum apa-apa.

Melihat ke bawah, adalah simbol bersyukur. Serta merasa lemah.

Melihat kedepan adalah simbol untuk maju dan berjuang. Serta bersiap untuk segala resiko.

Melihat kebelakang adalah simbol belajar. Serta mengenang kembali perjuangan.

Melihat ke samping, adalah semangat kebersamaan. Serta tahu anda tidak sendiri.

Dan mata Tidak pernah berdusta.

Di dalam sebuah pandangan mata, kami melihat bahwa ada kemerdekaan disana, ada keberanian dan ada kejujuran di setiap mata manusia. Begitupula tiga landasan kami dalam menuliskan opini. Kemerdekaan, keberanian dan kejujuran.

dan dengan di berkahi mata yang tajam, Rajawali melayang sebagai pendeteksi yang akurat.

Arah tulisan Mata-Rajawali.

Mata-rajawali.com sebenarnya berfokus pada penulisan opini yang tidak terikat hanya pada pandangan kami saja. Setiap orang bebas mengirimkan opini mereka terkait kasus lokal bahkan internasional. Dan sebagai tambahan bahwa beberapa kategori lain hanya merupakan sampingan pembaca agar tidak bosan dan bersedia berlama-lama berselancar di blog ini.

Lalu mengapa kami tidak berfokus pada berita ter Update yang tentunya akan jauh lebih kongkrit, fokus dan di cari pembaca setiap hari yang paling tidak akan mampu menarik para pembaca. ?

Peranggapan kami sederhana, sesederhana menjelaskan bahwa palu adalah kota teluk, kami mengganggap bahwa selama ini kebenaran dalam berita atau fakta sosial tentang keadaan manusia, politik dan sebagainya harus diperjelas. Kami tidak bermaksud menyinggung pihak manapun, namun fakta yang terjadi adalah, bahwa beberapa media sudah terlanjur terprovokasi kepentingan pihak tertentu hanya separuhnya yang murni bertahan pada pemberitaan tanpa rekayasa. Yang lainnya Terkekang karena perjanjian atau kebenarannya telah di bungkam. Sehingga Tidak eksis dan bebas.

Semua kembali pada penilaian anda, dan untuk itulah kami tidak ingin berada di pihak manapun. Di samping itu, opini adalah mutlak hak setiap manusia di atur pula dalam undang-undang dasar 1945 pasal 28. Dan karenanya lah kami bangga menarik berkesimpulan yang menjadi slogan kami, “bahwa jika opini dilarang, artinya berfikir mulai di kekang”. Atas dasar itulah kami tetap ada.

Kilas permulaan.

Mata-rajawali.com tidak pernah tercipta dengan sendirinya, walaupun beberapa kali kami yakin bahwa hanya keajaibanlah yang melahirkan blog ini. Ada banyak pihak yang terlibat di dalamnya, sangat banyak, dan kami sangat yakin, sebuah kata terimakasih tidak akan pernah cukup. Untuk itulah kami menuliskan rasa terimakasih pada mereka dalam sebuah artikel sederhana. “sebuah persembahan”. Semoga rasa terimakasih yang telah kami rangkum tak kurang. Serta sampai pada mereka.

Mata-rajawali.com, hanyalah sebuah proses yang entah ada apa di depanya. Mungkin gelap, seperti kopi hitam pahit yang biasanya di tegug beramai-ramai atau mungkin seputih asi. Namun biarkan kami tetap berada pada komitmen. Dan tolong biarkan saja ia bernama seperti ini, bukan seperti Dialektika Hegel, namun tetap terlihat syahdu di katakan bahwa kami banyak belajar dari situ.

Dari situ pula kami menyadari bahwa kami tidak tahu banyak hal, namun Allah SWT dengan sangat baik hati memberikan lima indra yang bisa kami manfaatkan, seperti kata george simmel “Orang yang terdidik adalah orang yang mengetahui bagaimana ia mendapat pengetahuan ketika dirinya tidak tahu. dan tetap saja kami yang tetap tidak tahu apa-apa ini, meskipun sudah belajar sana-sini. kami tetap punya cita-cita menjadikan blog ini sebagai blog monster yang merajai, meraksasa dan berkuasa di seluruh keyword pencarian opini, serta sebagai manusia yang memanfaatkan robot Google untuk tetap menjaga eksistensi kami di dunia virtual Kami tentunya tidak hanya mengharapkan pujian dari pembaca. Kritik, saran, celaan, protes bahkan makian. Baik itu dikemas dalam kata-kata penuh inspiratif yang membangun semangat atau kata-kata hujatan yang menghujam ulu hati. Kami akan terima dan menganggap itu semua sebagai sebuah sumbangsi positif agar kami menjadi lebih baik lagi serta menganggap hal tersebut adalah wujud kepedulian anda pada kami.

Sejak awal mulanya kami tidak pernah berniat untuk bersembunyi, karena sesuatu yang besar tidak akan besar apabila ia bersembunyi, apalagi tempat sempit yang terhimpit. Rajawali butuh ruang untuk terbang, tidak akan bebas dan eksis apabila terhimpit. Ada bisa menghubungi kami di Sandy.impeesa13@gmail.com.

Anda mungkin bisa tidak percaya jika kami berkata dengan mulut dan bibir, namun percayalah saat kami berkata lewat tulisan. Walaupun bagi kami menulis bukanlah hal yang sesakral doa dan sembahyang, atau bahkan harus membakar dupa dan kemenyan dulu, namun percayasajalah, kami tidak akan menulis kebohongan dalam tulisan. Sebab kami menulis apa yang kami rasakan dan pikirkan. Karena orang bisa lupa dengan suara, namun orang akan mengingat setiap tulisan yang mereka baca lewat pemahaman maksud dan arti tata bahasa. Percayalah, hati dan mulut manusia itu kadang tidak sepaham.

Dan terlepas dari semua itu, mata-rajawali.com tidak serta-merta tercipta dengan sendirinya. Kami memulai dari sebuah proses, langkah awal kami bermula pada Step Recruitment. Dan lebih dari semuanya, kami tetap bangga membawa nama yang menjadi bagian dari mereka, juga selalu merasa beruntung pernah mengenal dan belajar dari orang-orang yang ada di dalamnya yang telah membawa kami pada titik dimana kami harus mulai sadar, berkontemplasi, mencari apa yang kami cari. Inilah yang membuat kami ada pada sebuh titik dimana kami mulai mengenal : batas “bahwa virtualisasi dan moderenisasi hanyalah sebuah jembatan untuk mencari entitas diri dan bukan sebagai pembatas sebuah warisan simbol turun-temurun di punggung hitam”.

Sebagai penutup dari sebuah kilas permulaan. Le regard, (Jean Paul Sartre) dalam bahasa prancis yang berarti tatapan mata menyimpan segudang simbol. Mata adalah sebuah simbol keberanian dan perlawanan. Kami menuliskan apa yang kami lihat dan disajikan dalam sebuah opini. Dengan sebuah tatapan mata, anda bisa melawan, mempermalukan, mengekang bahkan menjajah individu. Cepat atau lambat anda akan sadar, bahwa mata tidak lagi sebuah jendela jiwa.

berikan kritik pada kami dan kritik anda adalah doa yang sangat kami harapkan.

dan semoga jiwa rajawali yang bertengger dipuncak batu digunung yang sulit digapai, yang melihat dengan tajam dan tak gentar menghadapi badai ada pada jiwa kami.

bagikan pada yang lain . . . ! ! !

shares